Senyum, Sapa dan Salam
Mar 27, 2010 Article
Pagi ini … aku berangkat ke kantor sekitar jam 7. Kok ada yang beda ya..? Sekarang pak Satpam (kelihatan) murah senyum, grapyak dan semanak. Ada apakah ini?? Usut punya usut dari pantaunku…, ternyata ini imbas dari pertemuan diantara mereka yang berkuasa… yang konon (katanya) kinerja dari sebagian tenaga kerja kita kurang berkenan.
Mungkin dengan semboyan 3S : Senyum , Sapa dan Salam akan memberikan solusi perbaikan kinerja kita semua. Bukan saja kepada para Satpam yang mendapatkan wejangan…, seharusnya kita juga mengevaluasi diri.
SENYUM
ada yang bilang SENYUM itu sebagian dari ibadah. Senyum menggambarkan perasaan hati kita saat itu. Orang melihat kita tersenyum pemaknaannya bermacam. Orang bilang kita lagi senang.. baru mendapatkan rejeki yang melimpah. Tapi kebanyakan senyum juga nggak baik, orang bilang wong ra waras
SAPA
Mendahului menyapa pada saat saat kita bertemu seseorang sangat berarti. Orang merasa dihargai dan dihormati. Dengan sendirinya orang yang kita sapa akan memberikan sesuatu juga kepada kita. Sapaan membuat kita banyak teman banyak sahabat, banyak relasi yang mungkin nanti kedepannya bisa sangat bermanfaat bagi diri kita dan mungkin orang lain.
SALAM
Berilah salam kepada sesama sewaktu kita bertemu.

Leave a Reply