Malaikat “juga” Mempunyai Hati Nurani

Alkisah pada suatu hari, seorang malaikat di perintahkan turun kebumi untuk mencabut nyawa seorang wanita. Dia ditemani oleh anjing hitam ber-ekor panjang. Dia diberi waktu selama kurang lebih 3 hari untuk melaksanakan pekerjaan ini.

Dikisahkan wanita berumur kurang lebih 25 tahun. Sebut saja namanya MARIA, mempunyai latar belakang cinta yang complicated. Calon suaminya meninggal karena kecelakaan dan kedua orang tuanya juga sudah meninggal. Dia tinggal seorang diri di sebuah apartemen di pinggiran kota. Bekerja di sebuah perusahaan penjualan alat elektronik utamanya VCD player. Mempunyai kebiasan mendengarkan musik lewat mp3 player.

HARI ke 1

Sang Malaikat turun kebumi mendatangi wanita. Di iringi hujan rintik dia memasuki sebuah toko yang berada tepat di depan perusahaan tempat dimana MARIA bekerja. Dengan berkamuflase menjadi seorang yang trendi jaman sekarang dia mengamati MARIA.

Read the rest of this entry »

Perayaan Nyepi 1932

Tahun ini mengambil tema ‘Jadikan perayaan Nyepi 1932 sebagai momontum penyadaran diri dan perekat persaudaraan bangsa’.
Puncak peringatakan akan diselenggarakan di pelataran Candi Prambanan, Senin (15/3), yang rencananya akan dihadiri oleh Menteri Agama Suryadharma Ali, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik dan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo. Diperkirakan ada sekitar 10 ribu umat Hindhu yang akan mengikuti kegiatan ini.

Melasti mengawali Perayaan NYEPI tahun ini, yang dipusatkan di Pura Tirta Buwana untuk berjalan ke Umbul Geneng Desa Pluneng.

SELAMAT HARI RAYA NYEPI 1932

Ingin Rasanya “Aarrghh…..”

Pekerjaan berat masih menunggu di depan mata. Hmmm tidak tahu gimana mau ngetik, mau ngobrol sama siapa.. yang jelas sudah “judheg” mikirin satu kerjaan ini. Tidak akan ada selesai2 ya. Semalem jam 10 aku sudah tepar, terkapar di hamparan spring bed nan empuk. Sudah hampir habis obat sakit kepala yang di beri dokter kemarin tapi kepala masih “senut2” dan kayak nya ini hari aku kena flu.
Pagi ini jam 4 aku terbangun, terusik oleh dentang bel jam yang rasa rasanya berbunyi sangat nyaring tidak seperti biasanya. Suara gemericik air kolam dan lantunan suara kodok membelah kesunyian pagi . Mau apa aku pagi ini bangun… atau …

“Ceritakan padaku, apa yang kamu lakukan disetiap bangun pagi”
“Ceritakan padaku, dengan beban pekerjaan berat seperti ini mampukah kamu menyelesaikan sendiri”
“Ceritakan padaku, dengan siapa aku harus mengurangi beban pikiran pekerjaan ini”
“Ceritakan padaku, bagaimana aku menyelesaiakan satu pekerjaan ini”

Sudah cukup rasanya aku memendam “uneg2” ini. Semakin lama rasanya semakin “abot“. Tidak ada salahnya aku membagi tulisan ini, siapa tahu ada yang bisa membantu… meringankan beban yang satu ini.